`

`

Internet Indonesia Paling Lambat Se-Asia, Ini Kata Menkominfo

Sunday, May 6, 2012




Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring angkat bicara soal hasil penelitian lembaga riset dari Amerika Serikat, Akamai, yang menyebut kecepatan internet di Indonesia dinilai paling lambat se-Asia.
Menurutnya, penetapan kecepatan internet itu urusan operator, bukan pemerintah.

"Saya terima tuduhan (hasil riset) itu. Tapi seharusnya itu urusan operator, kan mereka yang berjualan. Penetapan kecepatan internet itu bukan urusan pemerintah," kata Tifatul selepas melantik pengurus baru Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (2/5/2012).

Menurut Tifatul, meski bukan urusan pemerintah, Kemenkominfo tidak memiliki hak untuk memaksakan operator dalam menaikkan kecepatan internet di Tanah Air. Dengan demikian, hanya operator yang bisa menentukan kecepatan internet sekaligus tarifnya.

Namun, Kemenkominfo berjanji untuk selalu mendorong operator dalam menyediakan akses internet cepat, stabil, sekaligus murah di Tanah Air.

"Penyediaan akses internet cepat memang jadi prioritas dari program Kemenkominfo," tambahnya.

Sekadar catatan, berdasarkan data dari lembaga riset oleh Akamai, kecepatan koneksi internet rata-rata di Indonesia sekitar 772 kbps. Kecepatan koneksi internet tersebut masih jauh dari kecepatan internet di global yang mencapai 2,3 mbps.

Kecepatan koneksi internet di Indonesia juga tertinggal dengan negara-negara di kawasan Asia. Misalnya, kalah dengan Malaysia 1,7 mbps, Thailand 3 mbps, Filipina 1 mbps, Vietnam 1,5 mbps, Kamboja 1,2 mbps, dan Laos 956 kbps.

Indonesia hanya lebih baik dari Timor Leste (260 kbps) dan Papua Niugini (693 kbps). Pakistan dan India juga lebih baik dari Indonesia, masing-masing 787 kbps dan 839 kbps.


Pendapat saya :
Coba dipikirkan kenapa di Indonesia internetnya sangat lambat ? Paling cepat juga ratusan kbps kan?

Di negara2 seperti USA dan lain2 kecepatannya bisa mencapai 2-3 mbps. Kenapa ?

Ini salah satunya karena kebanyakan server yang diakses oleh user internet Indonesia berada di luar negeri, misal : Yahoo, Google, Microsoft, Time, dan website - website luar negeri lain. 

Anda perlu tau bahwa pe-routing-an IP di Indonesia masih harus melewati negara - negara di Asia. 

Misal : 

si A mengakses Yahoo, maka urutannya adalah : 

komp A -> gateway si A -> ISP si A -> IIX JKT -> server Singapore -> server Taiwan/HK -> server USA -> server Yahoo

Gak percaya ?? 
1. Silakan buka command prompt, ketikkan "ping yahoo.com", berapa milisecond waktu dibutuhkan untuk data sangat kecil yang hanya sebesar 64 byte disampaikan ke server Yahoo. 
2. Ketikkan "tracert yahoo.com" . Anda akan tau server mana saja yang dilewati. 

Sedangkan, sebagian besar negara di Eropa server backbonenya langsung terhubung ke backbone server USA (dengan serat optik) tanpa melewati hop, makanya aksesnya cepat.

Salah satu cara yang sering saya lakukan ketika koneksi internet saya sedang lemot adalah: mematikan fasilitas Load Images/picture, Sound, dan animation pada browser yang saya gunakan. Tampilan website/blog yang kita buka memang tidak akan menarik karena yang tampak hanya text tanpa image atau gambar sama sekali. Namun bagi yang cuma pengen baca2 artikel atau berita dalam bentuk text, tips ini akan sangat membantu untuk mempercepat loading halaman (loading page) suatu website. Cara ini memang sudah lama, namun sering dilupakan.
Jika ingin loading Page-nya lebih ringan lagi, Anda juga bisa mematikan atau menonaktifkan JavaScript-nya. Konsekuensinya, menu-menu atau widget-widget yang menggunakan JavaScript pada web/blog yang akan Anda buka tidak akan muncul.

Cara lain mengatasi koneksi internet yang lambat adalah dengan mengunakan sistem kompresi. Sistem kerjanya yaitu mengkompress ukuran image/picture pada suatu halaman web yang kita kunjungi, supaya loading Page-nya lebih ringan. Fitur seperti ini bisa kita jumpai pada browser Opera 10 Turbo. Atau bisa juga dengan menggunakan software/aplikasi pengompress seperti toonel, nitro, onspeed, dll.


Namun untuk urusan peningkatan koneksi internet di Indonesia itu juga menjadi "PR" pemerintah yang harus diselesaikan. Pemerintah seharusnya menyediakan dana tersendiri untuk membenahi masalah ini. Melakukan riset dan cara-cara pembenahan yang harus dilakukan. Tidak malukah kita sebagai bangsa Indonesia menjadi urutan atas dalam koneksi internet terlambat di dunia?

Sumber :
http://tekno.kompas.com
http://tongkonanku.blogspot.com

farida online

If I had my life to live over ....

Followers

FLAG COUNTER

free counters